Sabtu, 7 April 2007

Tanah Lot Biru

Tanah Lot Biru

Liburan gini enaknya ke mana ya? Bosan juga wisata mall…kayanya asyik juga nich jalan-jalan ke luar kota (maklum belum mampu ke luar negeri..heheheh). Berhubung sudah agak siang, jadi perginya yang dekat-dekat aja..mmmmm…ke Tanah Lot boleh juga nich, siapa tahu cukup beruntung bisa lihat perfect sunset.

Pukul 14.30 kami berangkat dari Denpasar dan setelah kurang lebih 30 menit berkendaraan akhirnya sampai juga di Tanah Lot. Tiket masuknya kalau ga salah ± Rp 7.500/orang sudah termasuk parkir…yaahhh standard lah. Waaahhh…ternyata ramai juga di sana, padat dengan wisatawan domestic dan mancanegara, termasuk warga Bali yang sedang melaksanakan persembahyangan di Pura Tanah Lot. Sepanjang jalan menuju pantai dipenuhi oleh kios yang menyediakan berbagai cinderamata khas Bali seperti kaos, kain/sarung pantai, gantungan kunci, patung, lukisan dan lain-lain. Ada juga jasa membuat tato temporary yang bisa hilang dalam 2 minggu (bisa sebulan kalo ga kena air…alias ga mandi) dan mengukir nama di pulpen ato gantungan kunci.

Sayangnya cuaca kurang mendukung, awan mendung mulai berarak…dan tampaknya kita ga bakal bisa lihat sunset karena tertutup awan. Tapi selalu menyenangkan bisa menjauh sejenak dari suasana kota yang hiruk pikuk dengan kendaraan dan asap…segerrrr banget rasanya menghirup udara laut dan diterpa angina sepoi-sepoi.

Tanah Lot

Tanah Lot

Pura Tanah Lot dan pantainya tetap mempesona, walaupun abrasi tetap mengancam. Kami memutuskan untuk naik ke atas agar dapat menikmati pemandangan dari atas…dan memang luar biasa indah pemandangan dari atas sini, membuat kita menyadari betapa besarnya keagungan Tuhan dan indahnya ciptaan-Nya.

Setelah lelah berkeliling dan puas menikmati pemandangan, kami memutuskan untuk pulang. Sebelum pintu keluar kami mendapati pedagang berjejer menawarkan jajanan pasar berwarna hijau dengan isi gula merah alias KELEPON yang dibungkus daun pisang kegemaran teman saya…wah langsung saja langkah kami terhenti di depan para penjaja kelepon tersebut. Bisa ditebak akhirnya kami membeli kelepon, harganya tidak mahal, hanya Rp 1000/bungkus (isinya 5).

Walaupun mendung, tetap saja ini jadi perjalanan yang cukup menyenangkan…see ya on the next trip!

About 1nd1r4

Kuhabiskan masa kecil hingga dewasa di Bali, the Island of Paradise....hidup dengan mengikuti alir yang ditentukan yang Maha Kuasa...what I want is just TO BE HAPPY!

2 responses »

  1. ayumi says:

    Tanah Lot memang keren….

  2. 1nd1r4 says:

    Hehehhe…iyah..keyennnnn…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s