dscn2170.jpg

 

Semasa SMA dulu saya sempat ikutan kegiatan ekstrakurikuler beladiri (baca: taekwondo). Maklum lagi senang-senangnya latihan, jadi sewaktu sabam mengusulkan untuk latihan di luar sekolah saya dan teman-teman menyambut dengan antusias. Akhirnya ditetapkanlah hari minggu untuk berlatih bersama di daerah Gianyar, lebih tepatnya di area air terjun Kemenuh. Tempatnya masih sangat alami, airnya jernih dan dingin.

Pemandangan 10 tahun lalu ini yang terekam diingatan saya ketika setahun yang lalu saya memutuskan untuk mengunjugi air terjun ini kembali. Dengan penuh semangat saya berangkat, perjalanan hanya memakan waktu 30 menit. Saya sempat tersesat juga, tapi Alhamdulillah sampai juga dengan selamat J Sayangnya setibanya saya disana, saya disambut dengan pemandangan yang benar-benar diluar bayangan saya tentang air terjun Kemenuh ini. Disana tampak tangga besi untuk bungy jumping yang sudah terbengkalai dan juga dam/bendungan kecil yang sudah runtuh sebagian. Benar-benar merusak pemandangan. Sepertinya pernah akan dibangun fasilitas bungy jumping, tapi sayangnya kurang sukses atau alasan lainnya yang tidak saya ketahui. Bayangan bermain di air yang jernih dan segar hilang sudah dari pikiran saya. Setelah menuruni tangga yang lumayan banyak…saya hanga bisa duduk di atas batu sambil memandangi air terjun. 10 tahun yang lalu saya masih bisa mendekat kea rah air terjun, masih bisa berenang dan bermain air disekitarnya, tapi sekarang yang bisa saya lakukan hanya duduk memandang onggokan tangga bungy jumping dan reruntuhan dam.

 

 

 

 

 

dscn2168.jpg
Pariwisata bisa menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungakan bagi orang banyak sekaligus menghancurkan alam yang sejatinya harus kita jaga dan lestarikan untuk anak cucu kita nanti. Mungkin saat saya punya anak nanti, yang bisa saya ceritakan tentang air terjun Kemenuh hanya berdasarkan memory saya saat SMA, yang tidak bisa dibuktikan keaslian ceritanya karena pemandangan yang ada sekarang berbeda dengan apa yang saya ceritakan.

About 1nd1r4

Kuhabiskan masa kecil hingga dewasa di Bali, the Island of Paradise....hidup dengan mengikuti alir yang ditentukan yang Maha Kuasa...what I want is just TO BE HAPPY!

3 responses »

  1. tio says:

    Kadang bisnis lebih diatas segalanya tanpa melihat efek yg ditimbulkannya, dgn mengorbakan keindahan alam yg ada

  2. Yanuar says:

    sekarang udah bagus kok
    besi-besinya udah ilang

    –> o ya? wah bagus dech kalau gitu. Besi ilang ga ganti villa kan?

  3. Sige says:

    Alow mba,

    SMA nya tahun kapan? sekarng 2009 sudah tidak ada tuh besi yang kek tempat gelantungan itu.

    CUma sayang penataan di tepi air terjun benar-benar tidak terurus dan sepertinya potensi wisata ini sengaja tidak di perhatikan pemerintah daerah Gianyar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s