Baru saja saya terbebas dari essay, kali ini harus berhadapan dengan persiapan in-class 2,000 word essay assignment (fiuh…sigh).

Rabu, 9 April 2008

Saya bangun dengan setengah hati, bersembunyi di balik selimut membuat saya merasa tidak perlu mengingat tugas yang sudah menanti (benar-benar cara yang aneh untuk mengalihkan pikiran). Tapi sayangnya perut tidak mau diajak kompromi, saya bangun juga untuk mencari sesuatu untuk mengurangi protes si perut. Benar- benar apes, kulkas sudah kosong, persediaan makanan saya sudah habis. Mau tidak mau saya harus belanja hari ini (niat semalam sich mau mulai belajar pagi ini). Hampir jam 11 baru saya siap pergi belanja, kali ini saya memutuskan untuk jalan kaki saja karena banyak belanjaannya. Setelah menghabiskan kurang lebih 1.5 jam untuk berbelanja, sayapun pulang. Sampai dirumah saya langsung masak saja (biar sekalian capeknya). Selesai memasak saya bukannya langsung mengambil buku untuk dibaca, alih – alih saya malah tidur😦 …lagi-lagi mengikuti kemalasan. Bangun – bangun waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 WC (Waktu Clayton – ga enakeun yan singkatannya). Saya mandi kemudian mulai mengumpulkan bahan-bahan yang akan saya pelajari. Satu bahan bacaanpun saya tuntaskan. Tapi lagi-lagi ada distraction, TV saya hidupkan (dengan maksud biar tidak terlalu sepi — kalo sepi cenderung ngantuk). Wah! Ada film Tomorrow Never Dies…walaupun sudah nonton 2 kali, tetep aja saya menonton dengan penuh konsentrasi. Selesai film, saya sudah terlalu mengantuk untuk bekerja di depan laptop dan membuat konsep untuk ujian besok (akhir yang sudah bisa ditebak). Tapi saya tiba-tiba merasakan sakit kepala, bahu dan leher saya terasa begitu tegang. I’ve never been like this before, ada nervous setiap mau ujian atau ada hal baru yang akan saya hadapi, tapi tidak pernah seperti ini sebelumnya. Wah…sepertinya saya kena PANIC ATTACK! :-O. Apakah panic attack itu? Saat anda merasa tiba-tiba badan terasa tegang, tidur tak tenang, yang terbayang adalah ujian yang belum anda hadapi, pikiran anda dipenuhi dengan: aku belum belajar, bagaimana kalo besok tidak bisa menjawab, bagaimana kalo kehabisan waktu, aduh contoh apa ya yang harus aku pakai…dst, badan terasa pegal ga karuan…begitulah kurang lebih deskripsinya berdasarkan apa yang saya rasakan kemaren. Alhasil tidur saya sama sekali jauh dari nyaman dan nyenyak.

Kamis, 10 April 2008

Jam 4 pagi sudah bangun dan menghadap laptop siap untuk mengerjakan konsep ujian, akhirnya menjelang pukul 12 siang selesailah hal yang sudah menyiksaku selama 2 hari terakhir. Lapar menyerang dan energy sudah terkuras untuk berpikir, akhirnya telor ceplok jadi menu makan siangku😦 (tidak sebanding untuk mengembalikan energy yang terbuang untuk belajar). Panic Attack datang lagi, badanku remuk rasanya…leher dan bahuku kaku rasanya. Saat ujian:

Halaman 1 : menulis dengan speed normal, tulisan sangat rapi

Halaman 2 : menulis dengan speed normal, tulisan rapi

Halaman 3 : menulis dengan speed sedikit ga normal, tulisan masih rapi

Halaman 4 : menulis dengan speed diatas normal, tulisan mulai tidak rapi

Halaman 5 : menulis dengan speed abnormal, tulisan nggak rapi, tangan mulai gemetar, jari sedikit memerah

Halaman 6 : menulis dengan speed yang tak identifikasi, tulisan ukiran abstrak, tangan gemetar, jari lecet dan ada hasrat besar untuk melempar pulpen

Halaman 7 : menulis dengan sisa-sisa kesabaran (reference doang)

Pukul 19.45 WC akhirnya berakhir juga penyiksaan di Monash University ini. Tanpa berpikir dua kali saya langsung ambil langkah seribu dan pulang. Sampai dirumah maksud hati hendak beristirahat, apa daya migren datang menyerang (penutup dari panic attack). Setelah berbaring sejenak, migren itu mulai berkurang, saya ke dapur dan memutuskan untuk makan malam dan mambuat secangkir the hangat. Selepas Isya saya memutuskan untuk membayar tidur yang tak tenang kemarin. Kali ini Alhamdulillah saya bisa tidur in peace (bukan rest in peace yah).

Pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini:

  • Never prepare your work in the last minutes
  • Go shopping BEFORE you find out the your fridge is empty
  • If it’s too late: get a good massage and sleep after the exam!😉

About 1nd1r4

Kuhabiskan masa kecil hingga dewasa di Bali, the Island of Paradise....hidup dengan mengikuti alir yang ditentukan yang Maha Kuasa...what I want is just TO BE HAPPY!

4 responses »

  1. Utami says:

    Aduh Indiraa….. Serem amat ujian sampai ada attak nya segala gitu…. Tapi yang penting semua sudah berlalu kaaaannn… Hopefully you got the best result…
    Terus, baidewei, akhirnya massagenya dimana??

  2. 1nd1r4 says:

    Massage belum terealisasi, masih sibuk eksperimen bikin kue…eheheheh…kuenya ga ngembang…:-(

  3. Mandriva says:

    Tetap semangat aja, dan semua perjuangannya pasti terbayar budhe… Don’t worry …😉

  4. 1nd1r4 says:

    Matur suwun buat supportnya….SEMANGAT! Biar ndang rampung ndang mulih ndang rabi..heheheheh😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s