Melbourne, 21 April 2008 (24.15)

www.customersrock.files.wordpress.com

Aku : Kenapa tak kau ceritakan sakit dan susahmu pada keluargamu?

Dia : Aku tidak mau menjadi beban pikiran mereka…biar kutanggung sakit dan dukaku…buat mereka senyum dan bahagiaku

Sebuah kutipan dari percakapan saya dengan seorang sahabat yang sampai detik ini masih dekat di hati saya. Baru kali ini saya berada jauh dari sanak keluarga, jadi baru saat ini saya benar-benar paham yang dia maksudkan dengan pernyataan diatas. Fitrah manusia untuk hidup bersama dan saling berbagi, tapi saat kita berada jauh dari orang-orang terdekat dan tersayang keinginan untuk berbagi segala harus kita redam atau setidaknya kita pilah-pilah. Mungkin bisa ditebak bahwa cerita bahagia, senyum, tawa dan candalah yang akan kita bagi. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan untuk tindakan ini, diantaranya seperti apa yang sahabat saya sampaikan diatas – agar tidak jadi beban pikiran sanak saudara (buat saya terutama orang tua). Dalam pikiran sederhana saya, kalau hanya sakit kepala, demam ringan, badan pegal karena tamu bulanan, kaki sakit karena banyak berjalan, panas (sampai 42 derajat) dan dingin (sampai 2 derajat) atau lutut bekas cedera yang kerap terasa sakit Insya Allah masih bisa disimpan untuk diri sendiri. Tidak perlulah membuat ayah dan bunda cemas karenanya. Namun sisi manusia saya yang penuh keterbatasan ini kadang berharap bisa sekedar berbagi cerita sedih skala kecil ini (tak ada bandingannya dengan mereka yang kelaparan, meregang nyawa karena sakit parah ataupun tercekam ketakutan perang), sehingga membuat saya tidak merasa sendiri (walaupun saya tau saya tidak pernah sendiri karena Allah selalu ada untuk hamba-Nya ini). Tapi ada banyak hal yang bisa membuat saya tetap tersenyum dan menjalani hari-hari saya dengan penuh rasa optimis. Kalau anda bertanya apa saja hal itu, mungkin takkan pernah cukup waktu untuk membahasnya. Berkah Allah buat saya sangat luar biasa, jadi sedikit sakit akan saya anggap sebagai bonus😉 . Alasan kedua adalah untuk membuat diri kita lebih kuat secara mental dan fisik. Pasti anda bertanya-tanya lagi, apa hubungannya antara tidak berbagi dengan bertambah kuat karena secara logika dengan menyimpan beban sendiri bukankah bisa berakibat lemahnya mental dan fisik. Jawabannya mungkin iya dan mungkin juga tidak, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Kita akan jadi lemah kalau menjadikan semua masalah sebagai beban dan terus mengeluh karenanya. Kita akan menjadi kuat kalau kita menganggap ini sebagai salah satu ujian untuk menjadi lebih baik lagi. Tapi saya sendiri kadang berada pada kedua kondisi ini, kadang menjadi lemah kadang menjadi kuat, jadi sebenarnya alasan ini kurang kuat🙂 ….ga jelas yah..maklum ditulis tengah malam.

Tapi berbagi, walaupun hal yang sangat sederhana bisa membuat seseorang merasa sangat berarti, merasa bahwa mereka dibutuhkan, merasa bahwa mereka adalah bagian dari kehidupan kita. Bukan hanya kebahagiaan yang bisa kita bagi, tapi air matapun layak dapat kesempatan untuk dibagi…karena berbagi artinya peduli, berbagi artinya menghargai, berbagi artinya saling menyayangi…Saat kau bahagia, bagilah senyummu dan buatlah sekitarmu bersinar ceria. Saat datang dukamu, bagilah air matamu agar sekitarmu merasakan lengkapnya sebagai manusia dengan segala suka dan dukanya.

About 1nd1r4

Kuhabiskan masa kecil hingga dewasa di Bali, the Island of Paradise....hidup dengan mengikuti alir yang ditentukan yang Maha Kuasa...what I want is just TO BE HAPPY!

One response »

  1. Dorayaki says:

    hehehehe ….
    ya … kadang kita juga jadi sedih tatkala carita kita dikembalikan ke kita … “sudah banyak masalah … masih harus mikirin kost mu yang banjir segala…” hehehe

    serba sulit ya ??? maunya sih berbagi …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s