Clayton, 8 May 2008

Dua hari yang lalu aku kehujanan dan sepatu kets kesayanganku basah kuyup dengan suksesnya. Sudah sejak Senin cuaca Melbourne kurang bersahabat, matahari enggan muncul dari balik awan dan hujan dengan gembiranya mengguyur negeri kangguru ini…jadi sampai hari inipun sepatuku masih lembab. Menurut ramalan cuaca, malam ini bakal dingin, jadi aku memutuskan bahwa inilah saat yang tepat untuk MEMAKAI SEPATU BOOT! Akhirnya my dream comes true…kalo di Bali jalan-jalan pake sepatu boot disangka rocker kesasar atau malah lebih parah lagi disangka pekerja proyek bangunan..hihihi😉 . Aku selalu membayangkan seperti di film-film barat, musim dingin, keluar rumah dengan sepatu boot setinggi betis, jaket dan slyer…ah..keyennnn…hihihi (yang kurang cuma salju aja).

Dengan penuh semangat aku mengenakan sepatu boot warna coklat ini dan dengan mantap melangkah keluar rumah. Memang hangat rasanya…satu langkah…dua…tiga…di langkah ke sepuluh aku mulai merasa tak nyaman. Kurang lebih langkah ke duapuluh, aku merasa bahwa memakai sepatu boot ini adalah sebuah kesalahan besar. Alhamdulillah aku sampai di kampus dengan selamat (tanpa cedera kaki atau jempol sama sekali) walaupun telapak kakiku rasanya nyut-nyutan😦 .

Home time! Jam 8 malam aku bergegas keluar dari kelas dan kali ini boot manis berwarna coklat ini menyiksaku dua kali lipat lebih hebat dari saat berangkat. Aku harus berhenti beberapa kali untuk menghindari keinginan melepas sepatu dan berjalan pulang nyeker (seandainya summer sepertinya aku akan melakukannya). Satu blok lagi sebelum sampai dirumah, sepatu boot ini benar-benar menguji kesabaranku…kalau bisa bicara sepertinya jempol dan telapak kakiku akan berteriak minta dibebaskan dari dalam boot ini. Ahhh…setelah 15 menit penyiksaan sepanjang North Road, aku akhirnya sampai juga dirumah. Hal pertama yang kulakukan adalah melepas boot ini dan rasanya..legaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!

Aku tau kenapa beberapa teman sekelasku begitu betah memakai boot setiap hari. Karena ternyata mereka hanya perlu berjalan dari tempat parkir mobil sampai depan gedung Faculty of Education..ya iya lah betah pake boot…😦 . Sedangkan aku? Masa aku harus menggenjot pedal sepeda pancalku dengan kaki dibalut boot setinggi betis….susyah tauuu! Kalau disuruh jalan lagi…NO WAY! Maunya gaya kok malah menyiksa…nggak nggak lagi dech…..kapok….😦

Picture: http://www.poleexercise.co.uk/wordpress/wp-content/themes/poleexercise/images/blog/thigh-high-boots-225.jpg

About 1nd1r4

Kuhabiskan masa kecil hingga dewasa di Bali, the Island of Paradise....hidup dengan mengikuti alir yang ditentukan yang Maha Kuasa...what I want is just TO BE HAPPY!

3 responses »

  1. satoetitik says:

    Jangan kapok dong…., tapi jadikan pengalaman dan lum terbiasa aja ….

  2. 1nd1r4 says:

    Nggak kapok…tapi lain kali ga jalan kaki kayanya…hihihi🙂

  3. satoetitik says:

    Nga jalan kaki tapi naek sepeda hehehehehehe…., met kenal aja ya mba indira

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s